MAMUJUNEWS.CO — Menjalani kunjungannya ke daerah-daerah di luar Pulau Jawa tiap 6 bulan,
Deputy Chief of Mission (Wakil Duta Besar) Amerika Serikat, Brian McFeeters
bersama rombongan tiba di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin 13
Februari 2017.
Kabupaten Mamuju telah menjalankan program kerjasama dengan Amerika Serikat
melalui Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia), yaitu
Kemakmuran Hijau, Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat dan Modernisasi
Pengadaan.
Sehubungan dengan kerjasama tersebut, Brian McFeeters menjelaskan, program
antar Amerika Serikat dan Indonesia berjangka waktu, yakni 5 tahun. Di Sulawesi
Barat, kerjasama ini berjalan tahun 2013, dan akan berakhir tahun 2018
mendatang.
Brian menyebut, terdapat beberapa kemungkinan yang terjadi saat program
kerjasama berakhir. Pertama, program tidak dilanjutkan akan tetapi
berganti dengan program lain. Namun, menurutnya kemungkinan ini terbilang
sulit.
“Kemungkinan program itu tidak berlanjut tapi ada program kedua atau program
lain yang akan dikerjasamakan, itu sedang dibahas, tapi berdasar pengalaman,
saya kira itu susah. Kemungkinan kedua yang sedang dibicarakan di Jakarta,
program tidak berlanjut tapi bagaimana program ini bisa tetap berjalan dengan
bantuan dari pemerintah indonesia baik pusat maupun dari provinsi untuk
melanjutkan program yang telah berjalan,” urai Brian.
Meski begitu, Bupati Mamuju, Drs. H. Habsi Wahid, MM tetap berusaha dan
berharap dapat melanjutkan kerjasama tersebut. Ia mengatakan, akan membuat program
yang akan ditawarkan kepada kedaulatan amerika sebagai pengganti dari kegiatan
yang berjalan saat ini.
“Barangkali kami akan membuat program yang akan ditawarkan kepada
Kedaulatan Amerika melalui Mca-I mungkin, yang menjadi pengganti dari kegiatan
kita saat ini. atau barangkaili ada tawaran-tawaran dari pihak kedutaan amerika
yang disampaikan kepada kami, sehingga kami bisa menyesuaikan dengan program
tersebut,” Kata Habsi wahid.
Habsi Wahid yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah ini tetap menitip
harapan besar sebab telah merasakan buah dari kerjasama antar Pemerintah Daerah
dengan Kedutaan Amerika melalui Mca-Indonesia. Utamanya pada program
modernisasi pengadaan yang kini di Kabupaten Mamuju telah lahir Unit Layanan
Pengadaan (ULP) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Menurut Habsi, dengan adanya modernisasi pengadaan, peluang penyalahgunaan
anggaran menjadi semakin kecil. Terbukti, Kabupaten Mamuju berhasil meraih
predikat tertinggi atas opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan
Sulawesi Barat yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Dari itu, menurutnya, semakin banyak yang dikerjasamakan, maka Kabupaten
Mamuju akan semakin maju dan sejahtera.
Menjalani kunjungannya ke daerah-daerah di luar Pulau Jawa tiap 6 bulan,
Deputy Chief of Mission (Wakil Duta Besar) Amerika Serikat, Brian McFeeters
bersama rombongan tiba di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin 13
Februari 2017.
Kabupaten Mamuju telah menjalankan program kerjasama dengan Amerika Serikat
melalui Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia), yaitu
Kemakmuran Hijau, Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat dan Modernisasi
Pengadaan.
Sehubungan dengan kerjasama tersebut, Brian McFeeters menjelaskan, program
antar Amerika Serikat dan Indonesia berjangka waktu, yakni 5 tahun. Di Sulawesi
Barat, kerjasama ini berjalan tahun 2013, dan akan berakhir tahun 2018
mendatang.
Brian menyebut, terdapat beberapa kemungkinan yang terjadi saat program
kerjasama berakhir. Pertama, program tidak dilanjutkan akan tetapi
berganti dengan program lain. Namun, menurutnya kemungkinan ini terbilang
sulit.
“Kemungkinan program itu tidak berlanjut tapi ada program kedua atau
program lain yang akan dikerjasamakan, itu sedang dibahas, tapi berdasar
pengalaman, saya kira itu susah. Kemungkinan kedua yang sedang dibicarakan di
Jakarta, program tidak berlanjut tapi bagaimana program ini bisa tetap berjalan
dengan bantuan dari pemerintah indonesia baik pusat maupun dari provinsi
untuk melanjutkan program yang telah berjalan,” urai Brian.
Meski begitu, Bupati Mamuju, Drs. H. Habsi Wahid, MM tetap berusaha dan
berharap dapat melanjutkan kerjasama tersebut. Ia mengatakan, akan membuat
program yang akan ditawarkan kepada kedaulatan amerika sebagai pengganti dari
kegiatan yang berjalan saat ini.
“Barangkali kami akan membuat program yang akan ditawarkan kepada
Kedaulatan Amerika melalui Mca-I mungkin, yang menjadi pengganti dari kegiatan
kita saat ini. atau barangkaili ada tawaran-tawaran dari pihak kedutaan amerika
yang disampaikan kepada kami, sehingga kami bisa menyesuaikan dengan program
tersebut,” Kata Habsi wahid.
Habsi Wahid yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah ini tetap
menitip harapan besar sebab telah merasakan buah dari kerjasama antar
Pemerintah Daerah dengan Kedutaan Amerika melalui Mca-Indonesia. Utamanya pada
program modernisasi pengadaan yang kini di Kabupaten Mamuju telah lahir Unit
Layanan Pengadaan (ULP) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Menurut Habsi, dengan adanya modernisasi pengadaan, peluang penyalahgunaan
anggaran menjadi semakin kecil. Terbukti, Kabupaten Mamuju berhasil meraih
predikat tertinggi atas opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan
Sulawesi Barat yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Dari itu, menurutnya, semakin banyak yang dikerjasamakan, maka Kabupaten
Mamuju akan semakin maju dan sejahtera.
Kerjasama Dubes Amerika dan Mamuju Diharapkan Berlanjut
Reviewed by Maradika Mamuju
on
00.39
Rating:


Tidak ada komentar: