MARADIKA.COM — Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka
(SDK)-Kalma Katta menandai akhir masa kampanyenya dengan menggelar kampanye
terbatas di kota Polewali, Sabtu (11/02). Puluhan
ribu massa memadati lapangan Gaspol Polewali tempat pelaksanaan kampanye
pasangan nomor urut 1 itu.
Selain dihibur oleh Bonita 'd'Academy' dan Nurdin 'KDI', kampanye pasangan
yang didukung Demokrat, Hanura, PKS dan PBB itu juga dihibur oleh penampilan spesial
artis ibu kota Dewi Persik.
Dalam orasi politiknya, SDK menegaskan, Pemilukada 15 Februari 2017 ini
adalah momentum bagi masyarakat Sulawesi Barat untuk memilih pemimpin. Bukan
memilih penguasa yang hanya bisa menakut-nakuti masyarakatnya.
"Pemimpin itu merasakan getar kehidupan seluruh lapisan masyarakat, bukan
hanya berpihak ke masyarakat kelas atas saja. Kami telah bersosialisasi,
berkampanye ke 6 kabupaten di Sulbar ini. Kesimpulannya ada di tangan
masyarakat. Kita jangan memilih penguasa, rakyat juga lah yang
menentukan," terang SDK di awal orasinya.
"Anda memilih SDK-Kalma, berarti anda memilih pemimpin, karena kami bukan
penguasa yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, itu komitmen
kami," tegas Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat itu.
Di panggung kampanye berukuran besar tersebut, Bupati Mamuju dua periode
itu kembali menyampaikan sejumlah program prioritasnya. Jika terpilih, ia
berkomitmen untuk memeratakan anggaran infrastruktur Rp. 100 Milyar per tahun
per kabupaten.
Ia pun menyebut akan menggratiskan seragam sekolah untuk anak didik usia
SMA sederajat, pemberian beasiswa, serta pembagian kartu BPJS.
"Saya yakin, masyarakat Polman ingin memlih pemimpin, bukan penguasa. Pemimpin
itu menyayangi masyarakatnya, penguasa menakut-nakuti. Pemerintah itu tidak
harus ditakuti, ia mestinya didukung agar bisa bekerja dengan seluruh
masyarakat," tegas SDK.
SDK menganggap, masyarakat Polman memiliki tingkat kecerdasan yang cukup
untuk memberi batasan perbedaan mana pemimpin dan mana penguasa.
"Saya yakin, masyarakat Polman itu masyarakat yang cerdas. Meski ditakut-takuti,
masyarakat Polman akan memilih sesuai hati nuraninya. Yakin dan percaya, Tuhan
bersama pilihan masyarakat," tutup SDK.
Sementara itu, Kalma Katta menitip harapan besar kepada seluruh masyarakat
khususnya yang ada di Polman agar memanfaatkan momentum Pemilukada untuk
memilih pemimpin yang tepat. Nasib Sulawesi Barat di lima tahun mendatang akan
ditentukan pada 15 Februari 2017 ini.
"Kami sudah berpengalaman dalam memimpin pemerintahan. Ada banyak hal positif
yang sudah dapat dicapai baik di Mamuju maupun di Majene. Kami berkomitmen akan
memberi sentuhan perbaikan di 6 kabupaten di Sulawesi Barat ini. Perubahan di
sektor infrastrktur, Sumber Daya Manusia, kesehatan dan pendidikan. Kami pun
akan memberikan perubahan terhadap sistem pemerintahan," terang Kalma.
Turut hadir di kampanye terakhir SDK-Kalma hari itu Ketua DPRD Sulawesi
Barat, A Mappangara, Ketua tim kampanye SDK-Kalma, Suraidah Suhardi, Ketua tim
pemenangan SDK-Kalma, Sukardi M Nur, Bupati Majene, Fahmi Massiara, serta
beberapa tokoh masyarakat Polman.
Hadir pula sejumlah anggota DPRD provinsi dan kabupaten dari partai pengusung
SDK-Kalma, serta sejumlah pengurus Demokrat, Hanura, PKS dan PBB.
"SDK-Kalma berhasil tampil sebagai sosok pemimpin bukan hanya untuk skala
provinsi, tapi saya berani mengatakan, keduanya bisa disejajarkan dengan
beberapa tokoh nasional. Beliau punya kapasitas kepemimpinan yang
mumpuni," sumbang salah satu penanngungjawa pemenangan SDK-Kalma di
Polman, Dirga Adi Putra Singkarru.
Kampanye terakhir, SDK-Kalma; Masyarakat Polman Pemilih Cerdas
Reviewed by Maradika Mamuju
on
03.55
Rating:


Tidak ada komentar: